Ekspektasi pada Juve di Liga Champions Terlalu Tinggi

Kapten Juventus Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa ekspektasi pada timnya di final Liga Champions kemarin sebenarnya terlalu tinggi dan berlebihan.

Juventus melaju dengan relatif mulus di sepanjang perhelatan Liga Champions 2016-17 kemarin. Hal tersebut tak lepas dari solidnya lini belakang dan kualitas lini depannya yang sudah mengalami peningkatan.

Performa tim asuhan Massimiliano Allegri itu baru benar-benar mencuri perhatian setelah mereka tampil perkasa di babak perempat final lawan Barcelona. Sebab dalam dua leg, mereka berhasil menekuk Lionel Messi dan kawan-kawan dengan agregat 3-0.

Penampilan solid Si Nyonya Tua berlanjut hingga ke semifina. Di fase tersebut mereka bisa meredam AS Monaco yang tampil sangat bergairah dengan dipimpin duet bomber Kylian Mbappe dan Falcao.

Juve pun dianggap sudah jauh lebih kuat ketimbang pada tahun 2015 lalu. Mereka bahkan diunggulkan untuk bisa menang menghadapi Real Madrid di final.

Namun seperti yang diketahui, Juve malah tampil anti klimaks. Mereka pun dipermak dengan skor 4-1 oleh Cristiano Ronaldo cs.

“Ada terlalu banyak optimisme jelang sebuah pertandingan di mana bahkan pemain Real Madrid yang paling bodoh sekalipun memiliki lebih banyak trofi dan catatan penampilan di partai-partai final besar daripada saya,” ketus Buffon pada Rai Sport.